Rapat Koordinasi DPRD Batam dengan Pemko Batam terkait Penanganan Covid-19 di Batam. |
"Rabu depan, tanggal 22 April 2020, bantuan sembako udah didistribusikan. Yang membagikan itu langsung itu RT/RW. Supaya tidak ada perkumpulan," kata Amsakar Ahmad, Kamis (16/4-2020) saat rapat koordinasi di DPRD Batam dengan Pemko Batam di depan gedung DPRD Batam.
Amsakar Ahmad mengatakan, pembagian sembako ini awalnya merupakan program sembako murah di bawah pengawasan langsung Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, yang kemudian diganti menjadi program sembako gratis bagi warga terdampak.
Dimana paket sembako yang sebelumnya, lanjut Amsakar, disediakan sebanyak 192 ribu paket. Namun setelah didata jumlah penerimanya bertambah menjadi 260 ribu. Inilah yang membuat pemerintah Kota Batam lama membagikan. Karena masih tahap menyesuaikan.
"Kekurangan sembako inilah yang masih kami atasi. Kami juga sudah melakukan berbagai upaya, menghubungi pengusaha, perusahaan swasta, untuk membantu memenuhi kebutuhan paket sembako ini. Namun alhamdulilah, ada yang mau membantu, tapi belum terpenuhi. Masih tetap kita usahakan ada 260 ribu paket. Dan hari ini sudah dapat tambahan bantuan sebanyak 33 ribu paket,” ujarnya.
Kata Amsakar, adapun penerima paket sembako ini merupakan warga Batam penerima beras miskin (raskin), warga yang terkena PHK, pengemudi ojek, pengemudi taksi, dan imam masjid. Kemudian banyaknya karyawan yang dirumahkan, akibat 19 hotel yang tutup karena Covid-19 ini.
"Data dari Camat dan Lurah sudah ada. Kemudian diserahkan ke RT/RW. Merekalah yang membagikan bantuan sembako ke warga," tuturnya.
Alfred
Posting Komentar